Peer Review Process
Peer Review Process
JoDENS (Journal of Digital Ecosystem for Natural Sustainability) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Juli dan Desember oleh Fakultas Komputer, Universitas Universal. Seluruh artikel yang dikirimkan melalui Open Journal Systems (OJS) akan melalui proses editorial dan penelaahan sejawat (peer review) sebelum diputuskan untuk diterbitkan.
JoDENS menerapkan metode Double-Blind Peer Review, yaitu identitas penulis dan reviewer saling dirahasiakan selama proses penelaahan guna menjaga objektivitas, independensi, dan kualitas penilaian. Setiap naskah akan ditelaah oleh minimal dua orang reviewer independen yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang penelitian artikel.
Pemeriksaan Awal oleh Editor
Sebelum naskah dikirim kepada reviewer, Editor in Chief akan melakukan pemeriksaan awal terhadap beberapa aspek berikut:
- Fokus dan Ruang Lingkup
Artikel harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup JoDENS. Artikel yang tidak sesuai dengan ruang lingkup jurnal akan ditolak pada tahap awal. - Pemeriksaan Similarity
Seluruh naskah diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme seperti Turnitin atau iThenticate. Tingkat kemiripan (similarity index) maksimal yang diperbolehkan adalah 20%. Naskah dengan tingkat kemiripan di atas batas tersebut akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak apabila ditemukan indikasi plagiarisme. - Pemeriksaan Referensi
Artikel diharapkan menggunakan minimal 20 referensi, dengan sekurang-kurangnya 80% berasal dari sumber primer (artikel jurnal ilmiah) yang relevan dan mutakhir. Penulis dianjurkan menggunakan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote, serta mengikuti gaya sitasi APA Style 7th Edition. - Kesesuaian Template
Artikel harus disusun sesuai dengan template JoDENS. Naskah yang belum mengikuti format penulisan akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki sebelum memasuki proses review. - Etika Publikasi
Editor memastikan bahwa artikel merupakan karya asli, belum pernah dipublikasikan, tidak sedang diproses di jurnal lain, serta memenuhi prinsip-prinsip etika publikasi ilmiah.
Apabila terdapat ketidaksesuaian pada salah satu komponen di atas, naskah akan dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan perbaikan sebelum memasuki proses review.
Proses Peer Review
Setelah lolos pemeriksaan awal, artikel akan dikirim kepada minimal dua reviewer independen untuk dilakukan penelaahan secara ilmiah. Reviewer akan mengevaluasi artikel berdasarkan beberapa aspek berikut:
- Kebaruan (Novelty) penelitian.
- Kontribusi ilmiah terhadap bidang keilmuan.
- Kesesuaian metodologi penelitian.
- Validitas data dan analisis.
- Kualitas hasil dan pembahasan.
- Ketepatan kesimpulan.
- Kelengkapan dan kemutakhiran referensi.
- Kualitas penulisan ilmiah.
- Kepatuhan terhadap etika penelitian dan publikasi.
Keputusan Reviewer
Berdasarkan hasil penelaahan, reviewer dapat memberikan salah satu rekomendasi berikut:
- Accept Submission
Artikel diterima tanpa memerlukan revisi substansial. - Minor Revision
Artikel memerlukan revisi minor dan dapat diterbitkan setelah penulis melakukan perbaikan sesuai saran reviewer. - Major Revision
Artikel memerlukan revisi substansial. Setelah penulis melakukan revisi, naskah akan dikirim kembali kepada reviewer untuk dilakukan evaluasi ulang. - Resubmit for Review
Artikel memerlukan perbaikan secara menyeluruh dan harus diajukan kembali untuk proses review berikutnya. - Reject
Artikel ditolak karena tidak memenuhi standar ilmiah maupun kebijakan publikasi JoDENS.
Keputusan Editor
Keputusan akhir mengenai penerimaan atau penolakan artikel sepenuhnya berada pada Editor in Chief dengan mempertimbangkan rekomendasi dari reviewer. Keputusan editor bersifat final.
Artikel Akan Ditolak Apabila
- Tidak sesuai dengan fokus dan ruang lingkup JoDENS.
- Tidak mengikuti pedoman penulisan atau template jurnal.
- Memiliki kesalahan metodologi yang mendasar.
- Memiliki tingkat similarity lebih dari 20% atau mengandung unsur plagiarisme.
- Merupakan publikasi ganda (duplicate submission) atau sedang diproses di jurnal lain.
- Terdapat indikasi fabrikasi, falsifikasi, atau manipulasi data penelitian.
- Penulis tidak melakukan revisi sesuai rekomendasi reviewer tanpa alasan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
- Melanggar etika penelitian maupun etika publikasi ilmiah.
Tahap Akhir
Artikel yang telah dinyatakan diterima akan memasuki tahap copyediting, layout editing, dan proofreading sebelum dipublikasikan pada edisi JoDENS sesuai jadwal penerbitan.









